Bandar Lampung,BP
Walikota Bandarlampung Herman HN, menghadiri acara penandatanganan Momerendum Of Understanding (MoU) tentang rembuk kelurahan kita optimalkan ketertiban, keamanan masyarakat, dan ketahanan wilayah kota Bandarlampung yang juga dihadiri oleh Kapolresta Bandarlampung Kombes M. Nurochman, ketua DPRD Kota Bandarlampung Budiman As, dan Dandim 0410 kota Bandarlampung Letkol Infatri Tri Budi Utomo.
Dalam acara ini kapolresta Bandarlampung Kombes M. Nurochman mengatakan, bahwa rembuk kelurahan ini adalah tindak lanjuti dari nota kesepahaman tentang rembuk pekon tingkat Provinsi Lampung yang telah dilaksanakan pada tanggal 15 Januari 2013 oleh Gubernur Lampung dengan Kapolda lampung, ketua DPRD Provinsi lampung, Danrem 043 Garuda hitam, dan Lanal Lampung di halaman kantor pemerintah Provinsi Lampung, Senin (18/02).
Nurochman juga mengatakan bahwa terwujudnya sinergitas/keterpaduan tugas fungsu dan peran. Masing-masing unsur pelaksanaan dan masyarakat dalam pelaksanaan dilini terdepan. "
Diharapkan masyarakat memiliki kemampuan daya cegah dan tangkal terhadap potensi gangguan kamtibmas dan konflik vertikal/horizontal sehingga diharapkan terciptanya stabilitas keamanan seluruh kota bandar lampung. "Serta dapat mendeteksi sedini mungkin potensu gangguan kamtibmas sehingga sapat diantisipasi," ujar Kombes M. Nurochman
Setiap permasalahan pasti ada jalan keluar yaitu dari sasaran rembuk kekelurahan Konflik di setiap masyarakt tersebut berbeda-beda ada konflik horizontal, konflik komunal, dan bencana alam yang bisa di rasakan.
Untuk konflik horizontal yaitu konflik yang terjadi antara individu atau kelompok yang sekelas atau sedetajat seperti contoh sengketa tanah, konflik antara pemuda, konflik disebabkan adanya hiburan orgen tunggal, konflik antar pemuda tapi laen kampung. Sedangkan untuk konflik komunal yaitu adanya pergeseran nilai dan distegrasi norma yang kecenderungan membangkitkan disharmonisasi.
Untuk bencana alam siaap menangani yang datangnya dari alam, bencana non alam dan bencana sosial . Pembinaan dan pemberdayaan masyarakat dan melakukan pemantauan terhadap program pembangunan yang dilakukan di kelurahan agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ujar nya saat memberikan sambutan
Dilain pihak ketua DPRD kota bandar lampung Budiman As. Mengatakan bahwa dengan adanya MoU dengan pihak polresta bandar lampung sera dandim 0410 diharapkan bisa menjaga keamana kota bandar lampung serta bisa menjadi kota yang lebih aman.
Lebih lanjut, budiman mengatakan bahwa selain kita sudah bisa melihat simulasi pemecahan konflik dalam masyarakat, kita juga bisa diharapkan bisa peran serta untuk menjaga ke amanan yang lebih baik.
Sementara itu dandim 0410 brigif ifantri tri budi utomo, SE juga beranggapan sama bahwa setelah adanya MoU ini bisa menjadi kota bandar lampung menjadi lebih baik dan bisa menjadi lebih aman di bandingkan yang sebelumnya. "Sudah dibilang aman tetapi lebih baik lebih kita tingkatkan keamanan agar lebih aman dan terkendali," ujar tri budi utomo.
Pembacaan nota kesepahaman oleh kepala badan kesbang pol kota bandar lampung Saad asnawi mengatakan dengan terjalinya kerja sama antara pihak yang berwajib seperti Polresta bandar lampung, dandim 0410 kota bandar lampung dengan pemerintah kota Bandarlampung dan DPRD kota bandar lampung bisa menjadi contoh bagi kota / kabupaten yang lain agar tempat mereka bisa lebih aman dan terkendali.
Saad Asnawi juga mengatakan bahwa setelah diadakan nota kesepahaman serta diadakan MoU ini menjadikan kota bandar lampung bisa menjadi lebih aman dan tidak ada lagi keributan antara pemuda, tetapi lain desa.
"Kami juga berharap peran serta dari babinkantibmas, babinsa, lurah, RT, camat bisa bereparan aktif bila ada persoalan-persoalan yang bisa membuat keributan contohnya saat ada orgen tunggal. Sewajarnya pamong setempat harus bisa mengingatkan kepada yang sedang asik berjoged jangan sampai membuat onar atau keributan," ujarnya saat membacakan nota kesepahaman.
Sementara itu walikota bandar lampung Herman HN juga mengatakan bahwa peran aktif dibawah bisa membuat kota bandar lampung ini bisa menjadi lebih aman.
Dengan seperti diadakannya pos ronda serta adanya petugas yang siskamping bisa menekan angka pencurian serta keributan antara penduduk. Ia juga menghibau kepada babinsa dan babinkantibmas agar bisa lebih aktif lagi untuk menjaga keaman suatu kampung.
“Saya juga sudah mengeluarkan 30 unit kendaraan roda dua yang dibagikan kepada brimob 10 unit, polresta 15 unit dan dandim 5 unit ini semua tidak lain tidak bukan untuk para petugas yang berwajib bisa lebih maksimal untuk melakukan patroli serta bisaa menjaga keaman kota bandar lampung ini dari orang jahat," ujar walikota bandar lampung Herman HN kepada awak media. (Lia)
Home »
» Walikota Tandatangani MoU Rembuk Kelurahan

Posting Komentar